Selasa, 10 Maret 2009

Stresssssss.... loe..!!

Tahun 2009 ini memang begitu berat, ada banyak hal yang menghampiri kehidupan ini. Dari masalah keuangan, masalah pekerjaan, rumah tangga sampai masalah kepercayaan. Sebagai orang yang beriman setidaknya kita harus tetap optimis bahwa di setiap kesukaran dan kesulitan selalu ada kemudahan. "Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.." (Q.S Alam Nasrah 5-6).

Kalo kita tidak bisa memanage permasalahan ini tentunya akan menjadi stress. Dan yang pasti adalah kita harus sekuat tenaga untuk berikhtiar baik melalui pikiran, usaha dan yang terpenting adalah melalui do'a. Karena Allah berfirman: "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (QS. Al Baqarah: 186)

Oke berikut ini adalah cara yang manjur untuk menghilangkan stress dan ini bukan hanya bualan belaka. namun ini fakta dan realita yang ada .

  1. Berfikirlah dalam setiap permasalahan anda bahwa masalah tersebut gampang diselesaikan. walaupun anda belum tahu caranya. intinya anda harus meminimalisir negative thinking ini penting sekali. camkan itu
  2. Berfikirlah atau kalo bisa ubah pola pikir kita bahwasanya semua masalah di dunia ini adalah kecil, tidak ada apa-apanya bagi kita. meskipun sebenarnya masalah ini besar. ingat yang terpenting pertama adalah meminimalisir fikiran negatif. dan lebih optimis terhadap segala sesuatu.
  3. Jadilah seseorang yang adil. maksudnya ketika tiba saatnya beribadah maka anda harus segera menunaikannya, misal ketika terdengar adzan walaupun kita sibuk dengan urusan kita. tinggalkanlah sejenak, paling hanya 5-10 menit saja kan. lagian sehari cuma 5 kali. kalo dihitung 5 x 5 = 25 menit setiap hari untuk beribadah. sisanya kan bisa untuk bekerja ataupun istirahat. dan sebaiknya untuk solah fardu dilakukan dimasjid berjamaah (wajib ini kan cuma 5 kali sehari)
  4. Berdo’alah kepada Allah supaya kita diberikan kelapangan, dan kemudahan dalam segala masalah yang kita hadapi baik di dunia maupun diakhirat nanti.
  5. Jangan biarkan hari kita lebih condong kepada dunia, hal ini akan menjadikan hati kita kotor sehingga kalo ditimpa stress akan mudah goyah. jadikanlah dunia ini hanya dalam genggaman tangan.
  6. Jangan berbuat maksiyat (walaupun ini susah tapi kita tetap berusaha untuk menghindarinya dan jangan lupa tiap hari untuk bertaubat)
  7. selalu menuntut ilmu setiap hari. yang saya maksud ilmu adalah ilmu tentang agama islam secara murni jauh dari hal-hal yang baru (bid’ah) ini akan menjadikan hati kita jernih. misal dengan cara mendengarkan ceramah di radio-radio atau kaset dan majlis atau bisa juga dengan membaca buku agama dengan benar.
  8. Bertawakallah kepada Allah.

Selengkapnya...

Minggu, 08 Maret 2009

Sabar menikmati proses

Pernahkah kita mengeluh ketika do’a kita serasa tidak di dengar oleh Allah SWT? Begitu banyak dari kita yang akhirnya merasa bosan dan kecewa karena hampir setiap hari memanjatkan permohonan yang sama atas banyak keinginan, namun seolah apa yang diharapkan dalam do’a tak jua kunjung nyata.

Janganlah pernah berpikiran dan berprasangka seperti itu terhadap Allah SWT. Kita memiliki kehendak, orang lain juga memiliki kehendak, namun Allah SWT lebih berkehendak terhadap diri kita, hamba-hamba-Nya. Berbaik sangkalah bahwa setiap keputusan Allah SWT terhadap hamba-Nya sesungguhnya demi kebaikan hamba itu sendiri. Jangan pernah berprasangka bahwa penangguhan atas do’a yang kita panjatkan dikarenakan Allah SWT tidak sayang kepada kita.


Terlupakah kita bahwa hingga hari ini Allah SWT tak juga menghentikan asupan oksigen bagi kita untuk bernafas, kecuali memang sudah saatnya bagi kita untuk tidak bernafas kembali. Mata kita masih jelas digunakan untuk memandang. Kaki kita masih ringan untuk dilangkahkan. Tangan kita beserta jari-jemarinya masih saja lincah menekan tiap tombol keyboard dikomputer kita. Jika beberapa kenikmatan itu saja merupakan anugerah yang begitu besar dan bernilai, pantaskah kita berkeluh kesah untuk beberapa do’a yang pengabulannya “masih” Allah SWT tangguhkan?

Kita begitu bernafsu dan berkeinginan segala sesuatu yang menjadi harapan harus segera terwujud, namun tidak menyadari bahwa sebuah penangguhan dari Allah SWT boleh jadi terdapat hikmah yang besar didalamnya. Bersabarlah dalam menunggu setiap keputusan dari Allah SWT. Bersabar dan tersenyumlah dalam menikmati setiap proses kehidupan. Sadarilah bahwa nasi yang kita makan sehari-hari hingga akhirnya tersaji matang dihadapan kita bukanlah hadir secara cepat kilat dan tiba-tiba.

Cobalah kita runut sebentar ke belakang. Begitu banyak tangan-tangan yang berperan atas hadirnya nasi matang tersebut. Begitu banyak tahap-tahap yang harus dilalui sehingga benih padi yang ditanam dapat menjadi nasi matang yang hangat lagi gurih. Tak perlu untuk menyebutkan satu persatu setiap tahap itu. Cobalah untuk menyadari dan bersabar, bahwa banyak hal di dunia ini yang harus melalui proses dan tidak instan. Boleh jadi kita menyenangi sesuatu, namun hal itu sesungguhnya berakibat buruk bagi kita, dan boleh jadi kita membenci sesuatu, namun hal itu sesungguhnya amat baik untuk diri kita. Sesungguhnya Allah SWT lebih mengetahui dari pada diri kita.

Wallahu a’lam.

sumber: zidaburika.wordpress.com
Selengkapnya...